Skip to toolbar

Kenal Pamit Kepala BNN Baru Heru Winarko

image

Laporan : Lemens Kodongan

JAKARTA, vocnews. Berdasarkan Keppres RI nomor 14/M Tahun 2018 tanggal 28 Februari 2018, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Narkotika  Nasional, Irjen Pol. Drs. Heru Winarko, SH telah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Pada 1 Maret 2018 Komjen Pol. Drs. Heru Winarko resmi menjabat kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Pol. Drs. Budi Waseso, SH.

Perjalanan karir dan penugasan Budi Waseso bak matahari terbit dari timur dan terbenam di barat. Buwas panggilan akrab Budi Waseso mengawali karir bertugas di Papua, kemudian bergerak ke tengah dan mengakhiri masa tugasnya di barat yaitu Aceh.

Tepat tanggal 28 Februari 2018 sebagai hari terakhir pengabdiannya di BNN dan.juga Polri. Selama memimpin BNN Buwas dikenal oleh anak buahnya sebagai sosok pemimpin yang sangat memegang teguh prinsip 3 K yaitu, Komitmen, Konsisten, Konsekuen, terhadap sumpah dan janjinya. Tetap konsisten dengan prinsip-prinsip yang diyakininya benar. Buwas konsekuen terhadap segala apa yang telah diputuskannya walaupun resikonya sangat besar.

Buwas tak hanya tegas dan keras dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Tapi Buwas juga pandai merangkul generasi muda, dan memberikan pemahaman agar terhindar dari bahaya  penyalahgunaan narkoba.

Prestasi Buwas selama kurun waktu dua setengah tahun, telah dirasakan oleh anak buahnya maupun masyarakat luas, dibidang pemberantasan dan juga pencegahan. Tata kelola organisasi dan  managemen SDM juga telah dibenahinya. berikut beberapa capaian kinerja Buwas selama memimpin BNN:
1. Kebijakan tegas dan keras (tembak mati) para bandar dan pengedar narkoba.
2. Membangun fasilitas dan pelatihan anjing pelacak narkotika (K-9) di Lido Bogor.
3. Mendorong diterapkannya TPPU pada bandar narkoba dalam rangka memiskinkan bandar.
4. Melengkapi personil BNN dengan persenjataan yang lebih canggih untuk menghadapi para sindikat narkotika.
5. Membangun pusat laboratorium narkotika nasional di Lido Bogor.
6. Mendorong terbitnya regulasi terkait narkotika sintesis jenis baru atau new psychoactive substances (NPS)
7.Menginisiasi kampanye anti narkoba kepada kalangan anak- anak melalui tayangan film animasi Adit Sopo Jarwo yang ditayangkan stasiun tv swasta nasional.
8. Mewujudkan pembuatan kurikulum tentang bahaya penyalahgunaan narkoba Tingkat TK, SD,SMP, SMA yang materinya sudah diserahkan kepada kementerian pendidikan.
9. Menginisiasi pembuatan buku panduan ceramah keagamaan untuk semua agama di Indonesia tentang larangan mengkonsumsi narkoba.
10. Mewujudkan standarisasi penyelenggaraan program rehabilitasi
11. Menginisiasi program alih fungsi lahan ganja melalui grand design alternatif development di Aceh.
12. Mengintensifkan sinergitas dan kerja sama dalam negeri maupun luar negeri dalam program P4GN
13. Memberi kesempatan personil TNI menduduki jabatan struktural eselon III yaitu sebagai kepala BNN kabupaten/ kota.
14. Merealisasikan semua pejabat Kepala BNN Provinsi di jabat oelh pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi sesuai eselonnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *