Skip to toolbar

Aktivis Reformasi 98 Marah, Negara Dalam Ancaman Kehancuran


Aktivis Pelaku Sejarah Reformasi Yang Berhasil Menggulingkan Pemerintahan Orde Baru.
Jakarta, vocnews- Bertempat di markas barunya para aktivis 98, sebagai pelaku sejarah yang berhasil menggulingkan pemerintah orde barull berkumpul di daerah Benhill, Jakarta Pusat (21/5).
Pertemuan tersebut membahas refleksi 20 tahun bergulirnya era reformasi.
Berdasarkan Hasil Kajian secara Marathon yang dilakukan oleh Tokoh–tokoh Aktivis 98 dari tanggal 18 Mei sampai dengan 21 Mei 2018, maka dalam Evaluasi 20 Tahun Reformasi tersebut para aktivis telah membuat suatu keputusan. Adapun yang menjadi Penegasan dalam garis perjuangan para aktivis 98 disepakati seperti diterima awak media berbunyi sebagai berikut;
1. Bahwa aktivis 98 adalah Pelaku Sejarah yang memiliki tanggung jawab perubahan pada Republik ini dari sistem Orba yang Otoriter, Penindas, korup ,komprador, kepentingan kapitalis dan militeristik kemudian dijatuhkan oleh Mahasiswa pada tanggal 21 Mei 1998 untuk menjadi sistem yang dapat mensejahterakan kehidupan bangsa dan berkeadilan.
2. Bahwa dari fakta sejarah tersebut menjadi dasar para aktivis 98 diusia 20 tahun perjalanan reformasi terpanggil bukan lagi sebagai gerakan moral tetapi menjadi gerakan politik untuk merebut kekuasaan dalam mewujudkan cita-cita luhur Reformasi yang diperjuangkan dengan nyawa, darah dan airmata.
3. Bahwa sistem demokrasi yang diperjuangkan aktivis 98 telah dikhianati oleh elit yang berkuasa pasca tumbangnya Orde Baru sehingga terjadi penyimpangan perjuangan Reformasi yang kita cita-citakan. Diantara Pengkhiantan itu adalah masih meluasnya praktek Korupsi, dan Demokrasi berbiaya tinggi dalam Pemilu/Pilkada/Pilpres.
4. Bahwa gerakan politik merebut kekuasaan yang dilakukan aktivis 98 sebagai upaya Menyelamatkan Negara Republik Indonesia dari Kebobrokan pengelolaan Negara dan ancaman KEHANCURAN NEGARA
5. Bahwa aktivis 98 harus terus menyatukan diri membangun kekuatan untuk berkuasa dan tidak pasrah dengan keadaan sebagaimana kekuatan dibangun pada tahun 1998 dulu.
Indonesia, 21 Mei 2018
Atas Nama Aktivis 98
1. Aznil (KAMJAK)
2. Sarbini (FKSMJ)
3. Sayed Rizal Juneidi/Pak Cik (FKSMJ)
4. Wahab Talaohu (Famred)
5. Abdullah Taruna (Famred)
6. Bambang Dwi Djanuarto (FORKOT/ ISTN)
7. Syaiful Afriady / Unpak Bogor
8. Robby Siahaan (Famred)
9. Rusmarni Rusli (PIJAR INDONESIA)
10. Yudi Bonar Sinaga
11.Rahmatullah. (UNIT. FKSMJ)
12. Lutfi Nasution
13 Anthony Danar (FKSMJ)
14 Muhhamad Fachry (FKSMJ)
15. Ali Sutra
16 Heriyono (FKSMJ)
17. Agust Q Sh (KB UI)
18.Bambang Sri Pujo (FORKOT/Unkris)
19. Ikravany Hilman (KBUI)
20. Arie Purnama/Birong (FAMRED)
21. Hengky Irawan (FORKOT)
22. Denny Agiel P (FKSMJ/YAI)
23. Ubeidillah Badrun (FKSMJ)
24. Suryo AB (FKSMJ)
25. Bayquni (FKSMJ)
26. Marlin Dinamikanto (KDP)
27. Jeffri Parlindungan (FKSMJ)
28. Harie Setiawan/ Buluk ( FORKOT/ IISIP)
29. Bobby Sanwani (FKSMJ/ STTI)
30. Junius Satrianto (KM Mpu Tantular)
31. Gunawan )FKSMJ/USNI
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *