Skip to toolbar

Pengacara Ranto Sibaran SH, Meragukan Keabsahan Ijazah Dr Eddy Keleng Ate Berutu


Laporan Minarni Djufri MP

Jakarta-27/7 vocnewsindonesia.com- Pengacara Ranto Sibaran SH mengatakan, bahwa ada salah satu pasangan calon yang tidak memenuhi syarat administrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Dairi Propinsi Sumatera Utara, akan tetapi calon pasangan tersebut diloloskan dan mengikuti Pilkada pada tahun 2018, jelasnya pengacara kuasa hukum pasangan nomor urut 1 yakni Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang kepada media di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jum’at (27/7).
Panitia Pengawas Pemilu (Penwaslu) telah menetapkan kepada pasangan calon nomor urut 2 yaitu Dr Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy Andrea Lukita Sihombing tidak lulus dengan syarat administrasi Pilkada tersebut. “Kita Patut Meragukan Keabsahan Ijazah Dr Eddy Keleng Ate Berutu yang tidak dilegalisasi oleh Kepala Dinas dan tidak dicantumkan Nomor urut seri Ijazah pada surat keterangan hilang dari Kepolisian,” kata Ranto.
Ia Menambahkan, ketidaklulusan syarat administrasi tersebut, telah melanggar undang-undang Pilkada yang telah ditetapkan. Jelas ini adalah suatu kecurangan yang telah terbukti nyata yang dilakukan oleh Dr Eddy Keleng Ati Berutu, dan ini membuktikan bahwa hukum Indonesia telah bobrok.
Oleh karena itu, kecurangan tersebut harus diselesaikan secara hukum. “Saya datang ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tujuan untuk melaporkan kecurangan tersebut, agar MK dapat memberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tutur Ranto.
“Saya berharap kepada MK agar gugatan kami ini segera diproses, agar keadilan di Indonesia bisa ditegakkan, dan Pilkada berikutnya benar-benar solid tanpa adanya kecurangan dan diskriminasi terhadap pasangan calon ke depannya,” ujar Ranto.

(Vocnewsindonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *