Skip to toolbar

Bekraf Dukung Film Anak Petualangan Menangkap Petir "Terinspirasi Legenda Ki Ageng Selo"


Jakarta – vocnewsindonesia.com Bekraf Dukung Film Anak Petualangan Menangkap Petir Press Screening dan pressconfrence di adakan di Bioskop CGV Grend Indonesia XXI Jakarta Jumat 24/8/2018.
Masih jarang kan itu,” ungkap Kepala Bekraf, Triawan Munaf saat konferensi pers.
Jumlah film layar lebar di Indonesia bergenre keluarga dan anak, kartun dan non-kartun sangat minim.
Film anak petualangan menangkap petir akan tayang serentak di bioskop-bioskop pada Kamis (30/8).
Data Lembaga Sensor Film, periode Januari 2017 hingga
kuartal pertama 2018 jumlah film Indonesia berkategori “semua umur” hanya 22 film dari
201 film karya rumah produksi Indonesia, bahkan tidak semuanya tayang di layar lebar
secara nasional.
Berdasarkan data tersebut, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai lembaga pemerintah
non kementerian yang memiliki salah satu tugas pokok dan fungsi meningkatkan sektor
perfilman nasional menilai perantara antara kualitas film dengan pembangunan audiens di Indonesia sangat diperlukan karena masih banyak film keluarga atau film anak berkualitas,yang penyebarannya masih belum menjangkau target penonton yang tepat.
“Minat pasar film keluarga dapat dijangkau dengan pembangunan audiens jangka panjang
seperti komitmen pemodal kepada sineas, pemasaran yang menarik, jumlah layar hingga
adanya elemen hiburan masyarakat lainnya seperti wisata dan musik.
Bekraf juga berkomitmen mendukung film yang mengangkat kekayaan Indonesia serta memadukannya
dengan musik-musik anak.
Triawan menyampaikan peningkatan layar untuk film lokal serta komitmen pengelola
bioskop juga diharapkan oleh sineas-sineas Indonesia, untuk itu butuh sinergi yang
berkelanjutan untuk mewujudkan kemajuan perfilman nasional.
Pada kesempatan yang sama, sutradara film Petualangan Menangkap Petir, Kuntz Agus
mengatakan semangat awal produksi film Petualangan Menangkap Petir adalah menambah film yang bisa dinikmati semua usia.ujar Kuntz.
“Pada awal kami ingin memproduksi film ini, spirit kami hanya ingin menambah film yang bisa dinikmati semua usia sehingga bisa menjadi alternatif tontonan bagi keluarga,
menjadi salah satu dari deretan film anak Indonesia yang berkualitas yang menyajkan
petualangan seorang anak bersama dengan teman-temannya dalam meraih mimpi mereka.
pemilihan lagu anak, dan kekuatan karakter di film ini adalah bagian strategi memikat
penonton.
Kurangnya film keluarga dan anak bukan semata-mata karena minat penonton. Prawita mencoba memahami keinginan setiap penulis cerita dan sutradara untuk membuat
beragam genre agar kredibilitas dalam perfilman meningkat.
Dia berharap Petualangan Menangkap Petir bisa dinikmati keluarga Indonesia dan bisa
Dalam ceritanya tersirat isu tren digital pada anak-anak Indonesia juga mengangkat
keindahan Indonesia dari sisi pedesaan Boyolali.
Film ini makin sempurna dengan terpilihnya dua lagu anak Indonesia yang dijadikan official soundtrack.
Lagu pertama berjudul Liburan yang dinyanyikan Zara Leola dan lagu kedua berjudul Menjelajah Dunia dinyanyikan oleh Masha Kanna, yang merupakan lagu pemenang
pilihan publik karya Nurul Susantono pada Lomba cipta Lagu Anak 2018 persembahan
Bekraf yang bekerjasama dengan Miles Films.
Produser Film Petualangan Menangkap Petir, Prawita menjelaskan lokasi pembuatan film, tontonan yang menarik sekaligus mampu. menyampaikan pesan moral yang baik bagi penontonnya.
Film “Petualangan Menangkap petir bercerita tentang seorang anak kecil tumbuh besar dengan media sosial di Hongkong,.
Ceritanya bermula ketika ada seorang bapak takut terhadap anaknya jika tumbuh sebagai orang media sosial.
Tidak mempunyai masa
kecil yang seperti anak kecil pada umumnya. Akhirnya tanpa berfikir panjang sang bapak
memutuskan mengajak anaknya pulang dari Hongkong ke wilayah Boyolali di rumah sang Kakek.
Sesampainya di rumah sang kakek, sang bapak mengajak anaknya tersebut berinteraksi dengan alam..
Selain itu sang anak juga diajarkan untuk berinteraksi dengan warga sekitar dan anak-anak lain di kampung yang berada di wilayah Boyolali.
Selama berada di kampung, anak tersebut juga bertemu dengan segerombolan anak lain dan mereka berbaur bersama.
Akhirnya anak tersebut bersama dengan teman-temannya
memiliki mimpi untuk membuat sebuah film.
lde anak-anak tersebut teinsipirasi sang Legenda Menangkap Petir – Ki Ageng Selo.Di bintangi : Bima Azriel, Zara Leola, Fatih unru, Abimana Aryasatya, Dairius Sinathrya,Arie Kriting, Slamet Rahardjo, putri Ayudha, Jidale Ahmad, Danang Parikesit.
Sutradara Abimana aryasatya , Prawita. Directory Kuntz Agus. Writers; Eddie Cahyono,Jujur Prananto. (MNRN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *