Skip to toolbar

Tim Audit Jawa Barat Temukan Dana Siluman Masuk Ke rekening Pasangan Rindu (Ridwan-Uu)


Jakarta -vocnewsindonesia.com – Konferensi pers diadakan di hotel millennium Jakarta pusat- 3/9. Tim Kuasa Hukum ASYIK “Muhammad Fayyadh mengatakan pelanggaran Administrasi yang di lakukan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jawa barat Nomor Urut 1 yaitu dengan di temukan nya dana sumbangan ilegal yang tidak beridentitas.
Dana yang masuk ke pasangan cagub jabar nomor urut 1 oleh tim audit dari kantor akuntan public DRS. Abror
pada tanggal 9 Juli 2018 sebagai berikut:
bersama ini kami sampaikan
1. Bahwa kami selaku tim kuasa hukum telah mengajukan permohonan kepada KPU Provinsi Jawa Barat,
dalam rangka mencari keadilan terkait dengan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh pasangan- calon RINDU (Ridwan Kamil -Uu).
2. Bahwa pelanggaran administratif yg dimaksud adalah keterlambatan menyerahkan dana
kampanye/sumbangan ilegal yang melampaui batas waktu yg diberikan oleh KPU Provinsi Jawa Barat yakni 7 Juli 2018.
Sedangkan pengembalian baru dilakukan pada tanggal 9 Juli2018.berarti lewat dari dua hari dari batas waktu yang di tentukan KPU Jawa Barat.
3. Oleh karena itu kami selaku tim kuasa hukum pasangan yang memperoleh suara terbesar kedua merasa dirugikan oleh pelanggaran tersebut akhirnya melaporkan hal ini kepada KPU Provinsi Jawa Barat dan meminta agar pelantikan pasangan “RINDU” dibatalkan.
Karena melanggar ketentuan
admnistrasi pada Pasal 49 PKPU RI No.5/2017 dan SK KPU Provinsi Jawa Barat No.26/PP.02.3- Kpts/32/Prov/1/2018.
Yang terdapat di bab V tentang larangan dan sanksi huruf A angka 1 dan 2 ,huruf B
angka 8 dan huruf C angka 1 dan 2.
4. Implikasi dari pelanggaran tersebut adalah pencabutan pencalonan yang bersangkutan. Akibatnya yang bersangkutan seharusnya didiskualifikasi.
5. Atas dasar hal tersebut kemudian presiden jokowi memajukan pelantikan RINDU sejak semula tanggal 17 September 2018 menjadi tanggal 5 September 2018 yang mana hal ini makin merugikan kami karena seharusnya dengan didiskualifikasinya calon RINDU seharusnya pasangan ASYIK lah yang menjadi pemenang dan dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Untuk itulah kami memohon keadilan dari presiden RI serta akan melaporkan hal ini kepada DPR RI agar menggunakan Hak interplasi untuk bertanya kepada Presiden mengenai hal tersebut.
Kepada KPU Jawa barat agar merespon pernyataan kami 1×24 jam untuk segera membatalkan pelantikan pasangan RINDU dan melantik Pasangan ASYIK menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat. Minarni Djufri MP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *