Skip to toolbar

Apriya asal UNSIKA terpilih di Kongres XIV ISMEI”

IMG-20181209-WA0127

Apriya asal UNSIKA terpilih di Kongres XIV ISMEI”

Laporan Minarni Djufri MP

vocnewsindonesia.com Jakarta (3/12)- Kongres Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) ke XIV yang diselenggarakan pada tanggal 03 – 08 Desember 2018 di Jakarta telah selesai. Apriyanti Marwah yang berasal dari kampus Universitas Singaperbangsa Karawang Jawa Barat sekaligus merupakan Ketua Panitia Kongres XIV tersebut terpilih menjadi salah satu dari lima orang Badan Pimpinan ISMEI yang merupakan refresentasi dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

Setelah diwawancarai pada pembukaan Kongres 03 Desember 2018 di Amos Cozy Convention Hall Jakarta Selatan, apriya menuturkan untuk mengajak kepada seluruh mahasiswa ekonomi se-Indonesia yang hadir untuk menjadikan forum kongres sebagai media bertukar gagasan, konsolidasi pengetahuan dan menjalin persaudaraan sehingga kongres berjalan dengan damai dan lebih konstruktif “Saya menginginkan wajah baru di ismei, melalui kongres yang lebih konstruktif dengan menciptakan politik santun, saling menghormati, mengedepankan konsolidasi pengetahuan dan gagasan dari pada intrik propaganda yang akhirnya memecah belah rumah besar ISMEI” tuturnya.

Kemudian ia kembali menegaskan setelah ditetapkannya ia menjadi sekjend (Badan PImpinan) ISMEI pada 08 Desember 2018 bahwa terpilihnya ia beserta empat oranglainnya semoga memberi warna baru, “sebagaimana kita ketahui, bahwa ISMEI yang didirikan di Semarang pada 26 Agustus 1982 yang berarti 36 tahun lalu lahir atas persamaan pemikiran bahwa untuk berkontribusi secara optimal dalam pembangunan ekonomi nasional diperlukan sebuah wadah, ISMEI lah wadah tersebut. Sehingga, sebagai organisasi mahasiswa satu-satunya yang focus pada keilmuan, tentunya tendensi keilmuan harus menjadi dominan dan prioritas dibanding tendensi politik. Kongres sebagai ruang politik di ISMEI cukuplah menjadi ruang untuk menguji kepemimpinan, sehingga jika terdapat konflik tidak pernah semata-semata konflik sungguhan, melainkan manajemen konflik guna mematangkan berorganisasi” tuturnya.

“Saya berharap Bersama empat Badan Pimpinan yang lain mampu melahirkan kemajuan-

kemajuan sebagaimana tujuan organisasi ini dilahirkan. Mampu melahirkan forum-forum diskusi, jurnal-jurnal ilmiah dan programatik yang bertujuan peningkatan kapasitas dan kualitas. Tidak lupa pula menghadirkan ruang-ruang demokratis baik di internal meliputi anggota, pengurus dan alumni maupun eksternal dengan kampus, masyarakat juga pemerintah sebagai kontribusi ISMEI kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini. Karena ISMEI haruslah menjadi mitra kerja sekaligus control pemerintah, yang memastikan bahwa kepentingan ekonomi nasional berdasarkan kepentingan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.” Ia sampaikan dengan menggebu.

“Terakhir, terimakasih kepada almamater kami, semua kampus dan alumni yang telah memberi kepercayaan kepada saya, Cici Dwi Wulansari (Jatim, Bali & Nusa), Resky Munandar (Sumatera), Wahyu (Sulawesi, Maluku & Papua) dan Abdurrahman Wahid (Kalimantan). Tentunya kami tidak akan mampu membalas kebaikan semuanya. Dukung dan kritik kami tentunya akan membantu kami menjalankan amanah selama periodesasi ini”. Tandasnya.(vocnews-MNRN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *