Skip to toolbar

Penting nya Kesetaraan Pendidikan Agama Dalam RUU Pesantren.

IMG_20190328_134404

Pentingnya Kesetaraan Pendidikan Agama dalam RUU Pesantren. Oleh; Ir,Hj. Tari Sisi Utami (Anggota DPR-RI-Sektretaris Fraksi Partai Hanura).

vocnewsindonesia.com, Fraksi Partai Hanura menggelar Fokus Group Diskusi bertajuk “Pentingnya Kesetaraan Pendidikan Agama Dalam RUU Pesantren”. FGD dilaksanakan di ruang fraksi Partai Hanura, gedung DPR RI lantai 16, Kamis (28/3).

Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Fraksi Partai Hanura Ir. HJ.Tari Siwi Utami, Direktur Ponpes dan Diniyah Kemenag RI Dr.H.Ahmad Zayadi,M.Pd, Pemerhati RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Dr.KH Taufikurrahman dan KH.Lukman Hakim, MA dan Moderator KH.UKI Marzuki,M.Pd

Pendidikan merupakan salah satu program utama pemeritah .dalam pembangunan karakter anak bangsa atau generasi penerus Negara di masa depan.

Konsekuensinya, di Indonesia banyak lembaga pendidikan didirikan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan taraf hidup mereka. Diantara sekian banyak lembaga pendidikan umum yang ada di Indonesia, lembaga pendidikan keagamaan Juga telah menyebar di berbagai daerah.

Pendidikan agama merupakan bagian dari proses pembinaan mental seseorang yang dimulai seJak Ia kecil Semua pengalaman yang d1lalui baik yang d1sadari atau t1dak, lkUt mempengaruhi dan menjadi unsur-unsur yang bergabung dalam kepribadian seseeorang.

Diantara unsur-unsur terpenting yang akan menentukan corak kepribadia
seseorang dikemudikan hari Ialah nilai-nilai yang diambil dari lingkungan, terutama lingkungan keluarga. Nilai-nilai yang dimaksud adalah nilai-nilai agama, moral dan sosial.

PENGERTIAN LEMBAGA’PENDIDIKAN AGAMA DAN PESANTREN

Pendidikan keagamaan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan tentang ajaran agama dan mengamalkan ajaran agamanya.

lembaga pendidikan keagamaan adalah badan, lembaga atau institusi baik formal maupun informal yang melaksanakan pendidikan bidang keagamaan sesuai dengan kepercayaan dan agama masing-masing.

FUNGSl DAN TUJUAN

Lembaga Pendidikan Keagamaan berfungsi membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

serta berakhlak mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan antar umat beragama.

Lembaga Pendidikan Keagamaan bertujuan untuk mengembangkan

kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang diyakininya.

DASAR HUKUM PESANTREN

UUD 1945 Negara Republik Indonesia Pasal 28 C

SetIap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi
meningkatkan kualitas hidupnya kesejahteraan umat manusia.

Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya.

LEMBAGA PENDIDIKAN KEAGAMAAN DAN ‘

UUD 1945 Negara Republik Indonesia Pasal 31

Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan

Setiap warga negara wajib mengikuti Pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya

Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang

Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran

pendidikan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

DASAR HUKUM LEMBAGA PENDIDIKAN KEAGAMAAN DAN PESANTREN.

Dalam UU No. 20/2003 tentang system pendidikan Nasional (Sisdiknas) pasal 3 dlsebutkan bahwa :

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehldupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Dalam UU No. 20/2003 tentang system pendidikan Nasional (Sisdiknas) pasal 12 ayat (1)

huruf a mengamanatkan bahwa : . setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pendidikan

agama sesuai agama yang dianutnya dan diajar oleh pendidik yang seagama

RENCANA ANGGARAN LEMBAGA PENDIDIKAN KEAGAMAAN DAN PESANTREN :

Pemerintah wajib menyediakan dana untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan dn Pesantren sekurang-kurangnya’ 1O persen dari anggaran pendidikan nasional yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). ‘

Pemerintah wajib memberikan dukungan dana untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan dn Pesantren sekurangkurangnya 1O persen dari anggaran pendidikan daerah yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *