Skip to toolbar

Babak Baru Industri Kreatif di Era Digital

IMG_20190423_134621

vocnewsindonesia.com,Jakarta Katadata.co.id menggelar forum diskusi khusus mengusung thema ” Babak Baru Industri Kreatif di Era Digital”. Diskusi dilaksanakan di D’ Consulate Lounge, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).

Hadir sebagai narasumber Ricky Joseph Pesik Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Rachmad Imron Founder Digital Happiness, Andi S.Boediman Managing Partner Idea Source, Nanik Soelistiowati Founder Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Moderator Pemimpin Redaksi Katadata.co.id, Yura Syahrul.

Ricky Persik dalam pemaparannya mengatakan, bahwa ekonomi kreatif telah memberikan sumbangan kontribusi cukup besar dalam bidang ekonomi. Adapun bidang yang paling besar adalah kuliner dan fashion. Ekonomi kreatif sendiri berdasarkan data tahun 2018, besarnya mencapai 103 Triliun.

Namun ekonomi kreatif yang ada saat ini belum bisa menghitung seberapa besar multi efek playernya terhadap usaha usaha dan individual. Padahal industri kreatif bisa menciptakan ekosistem yang bisa menimbulkan multiplayer efek.

Andi Boediman selaku Managing Partnership Ideasource mengatakan
yang paling menetukan dalam sebuah proses keberhasilan sebuah usaha adalah harus kreatif dan tekun. Itulah kunci keberhasilan ujar Andi. Ia menyebutkan hal tersebut terinspirasi ibunya yang karena tekun dan kreatif sehingha bisa bertahan hingga berhasil dalam usaha yang digelutinya.

Menurut Andi, Indonesia menjadi ajang pertempuran bisnis digital. Sementara yang harus dibangun selaku investor dirinya memiliki cara pandang selaku investor. Investor itu tidak berpikir tentang untung, tapi tentang resiko. Sustainable, Repeatable.

Ricky Pesik menyatakan, Bekraf sampai saat ini telah banyak memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Pada tahun 2016, dana yang dialokasikan sebesar 1,1 trilyun, namun ditengah jalan ada pemotongan. pada tahun 2017 alokasinya 900 Miliar dipotong jadi 600. Tahun 2018 , 800 m, 600m 2019.Dari Tahun Ketahun semakin menurun, sementara masyarakat yang membutuhkan dengan mengajukan proposal semakin banyak.

Bekraf berharap kedepannya ada kenaikan anggaran yang di alokasikan buat Badan Ekonomi Kreatif, sehingga dapat meningkatkan sub sektor sebanyak 16 yang tercatat di Bekraf.

vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *