Utusan Khusus Presiden Untuk Timur Tengah Dan OKI Dorong Para Dubes Dan OKI Meningkatkan Investasi dan Wisatawan Ke Indonesia

IMG-20190803-WA0178


Utusan Khusus Presiden Untuk Timur Tengah dan OKI, Dr, Alwi Shihab Mendorong Para Dubes Timur Tengah dan OKI Meningkatkan Investasi dan Wisatawan Ke Indonesia.

Vocnewsindonesia.com
Jakarta, Dr. Alwi Shihab berbicara dalam halal BI halal bersama para Dutabesar negara Timur Tengah di D Consulate Restauran pada Sabtu (3/8).

Alwi Shihab berbicara sebagai utusan Presiden, dalam rangka mendukung dan berbagi Visi Presiden Indonesia Joko Widodo terkait dengan pariwisata dan investasi, serta dalam rangka mendukung pemeritah dalam promosi Wonderful Indonesia untuk meningkatkan kunjungan wisman ke lndonesia yang menargetkan 20 juta wisman pada 2019.

Presiden Joko Widodo sejak 2016 telah meluncurkan 1O Bali baru sebagai tujuan wisata prioritas, yaitu Mandalika, Borobudur, Danau Toba, Gunung Bromo. Labuan Bajo, Tanjung Lesung, Wakatobi, Morotai, Kepulauan Seribu, dan Tanjung Kelayang.

10 Bali baru dan tujuan wisata lainnya telah dikunjungi oleh jutaan wisatawan dari negara lain, termasuk Timur Tengah dan Negara-negara OKI. Mereka telah menikmati keunikan, keindahan alam, makanan, kesopanan, dan layanan khusus lainnya yang tersedia ditujuan wisata.

Untuk memberikan lebih banyak kenyamanan dan kenikmatan bagi wisatawan asing, Pemerintah Indonesia bersama dengan sektor swasta dan investor asing telah mengembangkan berbagai infrastruktur dan fasilitas di 10 Bali baru dan tujuan wisata lainnya. Beberapa diantaranya adalah bandara, jalan, listrik dan pasokan air, hotel dan restoran.

Namun, masih belum banyak orang dari negara-negara Timur Tengah dan Oli yang berkunjung ke Indonesia. Kami berharap Iebih banyak orang, saudara dan saudari kita dengan keluarga mereka, dari Timur Tengah dan Negara-negara OKI akan datang dan menikmati selama mereka tinggal di Indonesia.

Untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan dari Timur Tengah dan Negara-negara 0KI, telah dibangun dan dioperasikan restoran dengan Timur Tengah dan selera dan lingkungan Islami, termasuk D’Consulate Restaurant and Lounge.

Pada acara halal bi halal yang diselenggarakan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah dan OKI Dr. Alwi Syihab dan bekerjasama dengan D’consulate Resto and Lounge, di D’consulate Resto 0ZE pada tanggal 3 Agustus 2019. Selain itu bertujuan mengajak para wakil negara dari berbagai negara Timur Tengah itu untuk membantu pemerintah Indonesia dalam mempromosikan 10 destinasi pariwisata untuk menjadi pilihan destinasi wisata mereka.

Seiain itu meyakinkan para investor Timur Tengah untuk mengambil peran serta dalam memanfaatkan kesempatan emas, untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor infrastruktur
pariwisata, khusus nya pada 10 destinasi pariwisata andalan yang saat ini sedang menjadi target program kerja pemerintah Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga memiliki prioritas tinggi untuk mengundang perusahaan dan pelaku bisnis dari negara Iain, termasuk Timur Tengah dan Negara-negara OKI untuk berinvestasi di Indonesia.

Dalam hubungan ini, Provinsi Jawa Timur akan mengadakan “East Java lnvestival” di Grand City Surabaya pada 12 -15 September 2019. Pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan
menjelaskan sekilas tentang lnvestasi Jawa Timur.

Kedua hal ini merupakan strategi untuk melibatkan pihak asing guna meningkatkan devisa negara khusus nya di sektor pariwisata. Para duta besar adalah wakil dari sebuah negara, yang memiliki kapasitas untuk meng endorse pariwisata Indonesia kepada wisatawan dari negeri mereka untuk berkunjung ke Indonesia, dan juga para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Wisatawan dari Arab Saudi merupakan wisatawan terbesar dari Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia. Dan rata-rata pengeIuaran wisman dari Arab Saudi ketika berkunjung ke Indonesia sebesar USS 2.200 per orang per kunjungan, sedangkan wisman dari negara lain USS 1.100 per orang per kunjungan.

Namun fakta Ini masih di dominasi oleh turis dari Arab Saudi. PadahaI masih banyak negara kaya lain di Timur Tengah seperti Emirate Arab, Kuait, Qatar, Oman dan lain sebagai nya, yang juga memiliki potensi untuk di undang berkunjung ke Indonesia dan di ajak berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia.

Acara halal bihalal halal di hadiri oleh Duta Besar lrak, Dekan Duta Besar Negara-negara Arab, Duta Besar Brunei Darussalam, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Oman, Qatar, Arab Saudi, Sudan, Suriah dan Yaman serta Perwakilan Duta Besar Aljazair, Azerbaijan, Iran, Iraq, Kazakhstan,
Libya, Maroko, Palestina, Tunisia dan Uni Emirat Arab.

Dalam hal ini, diharapkan duta besar Timur Tengah dan Negara-negara OKI dapat mengundang dan mendorong lebih banyak pelaku bisnis dari negara Anda untuk melakukan bisnis di
Indonesia, termasuk di sektor restoran. Ini bisa dilakukan, antara lain, dengan bergabung dengan restoran yang ada, seperti D’Consulate Restaurant and Lounge.
vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar