Skip to toolbar

AKBP Tartono Mengajak Komunitas Ojol dan Opang untuk Ikut Membantu dan Peduli Pada Keselamatan Orang Banyak

IMG-20190903-WA0172

Vocnewsindonesia.com
Bekasi, Kasat Lantas Polres Kabupaten Bekasi, AKBP Tartono, bersama Ojol dan Opang gelar acara silaturahmi bertemakan “Sosialisasi Tertib Berlalulintas Berkeselamatan di Jalan Kepada Milenial”senin 2/9/19.

Silaturahmi yang dipenuhi nuansa keakraban dan saling mengisi itu diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling peduli dan membantu dalam berlalulintas untuk kepentingan orang banyak.

Peduli dan mengutamakan keselamatan akan keselamatan para penumpang
Cek and richek kesiapan operasional kbm nya Dalam group komunitas pengemudi memiliki spirit membangun budaya tertib
Pahami p3k dan masalah-masalah emergency lalu lintas

Suasana akrab, penuh canda terpancar dalam pertemuan para driver ojek dengan Kasat Lantas Polres Kabupaten Bekasi.

“Pak, saya berani mengakomodir teman-teman, baik yang dari ojol maupun openg di lahan kosong dekat stasiun agar tak semrawut. Saya usul kalau di lahan kosong itu diberikan tenda, untuk berteduh dan ngumpulnya pengojek,” kata Kolid, pengendara ojol, melontarkan idenya pada AKBP Tartono.

Mendengar usulan Kolid, Kasat Lantas langsung menjawab “Ya,” segera akan saya tindak lanjuti untuk memasang tenda untuk berteduh dan penumpang bertemu di titik tenda itu, sehingga tertib,” katanya.
Mendengar jawaban spontan dari Kasatlantas, ratusan pengojek online pun bersorak.

“Hidup Kasat…Hidup Kasat peduli kami”. Teriakan “Hidup Kasat” dari sekitar 500-an pengemudi ojol (ojek online) dan opang (ojek pangkalan) se -Kabupaten Bekasi bergema memenuhi Aula Polres Cikarang.

Karena dengan kepedulian Kasat tersebut, mereka merasa terlindungi. Bahkan Kolid berjanji tenda bantuan Kasatlantas tak hanya diperuntukan ojol saja, tapi juga opang pun silahkan untuk bergabung.

Untuk itu, AKBP Tartono mengajak komunitas ojol dan opang untuk ikut membantu dan peduli pada keselamatan orang banyak. “Karena membantu keselamatan orang lain sama artinya membantu keselamatan diri sendiri. Dan membantu keselamatan orang lain perlu mentaati aturan lalulintas itu dengan kesadaran, bukan karena paksaan, tapi. kesadaran itu tumbuh dari diri sendiri,” terangnya.

“Kendala-kendala di lapangan laporkan ke anggota dan kami akan bantu pengamanan,” tambah Tartono.

Kasat Lantas juga mengingatkan melapor atau menginformasikan adanya suatu kecelakaan itu sama saja sudah membantu petugas. Bukan ada kecelakaan malah menonton memarkir kendaraan dekat kecelakaan dan bikin macet. “Syukur-syukur ikut menolong korban, itu sudah punya kepedulian kemanusiaan,” sebutnya.

Di samping itu, Kasat Lantas AKBP Tartono memberikan imbauan, yaitu:

Sadar bahwa dirinya wajib mentaati aturan dengan penuh kesadaran
Perlu belajar road safety (berperan aktif dalam upaya-upaya membangun lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar)

Peduli dan mengutamakan keselamatan akan keselamatan para penumpang
Cek and richek kesiapan operasional kbm nya Dalam group komunitas pengemudi memiliki spirit membangun budaya tertib
Pahami p3k dan masalah-masalah emergency lalu lintas

Membantu polisi ketika ada masalah-masalah kemacetan atau kecelakaan
Tidak parkir atau ngetem sembarangan
Hindari konflik anarkisme
Hindari mabok ugal-ugalan, kebut-kebutan dan hal-hal yang membahayakan keselamatan bagi diri kita maupun pengguna jalan lain Tidak melakukan tabrak lari.
vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *