Skip to toolbar

Sidang Gugatan PTUN Terhadap MWA UI Memasuki Agenda Pembuktian

IMG-20190919-WA0133

Sidang Gugatan PTUN Terhadap MWA UI Memasuki Agenda Pembuktian

Vocnewsindonesia.com
Jakarta, – Gugatan mahasiswa Universitas Indonesia terhadap pengangkatan anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) periode 2019-2024 pada sidang hari Rabu (18/9) telah memasuki tahap pembuktian. Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Rawamangun, Jakarta Timur ini mahasiswa selaku Para Penggugat menghadirkan Zico Leonard Simanjuntak untuk memberikan keterangan saksi.

Zico memberikan kesaksian mengenai peran MWA dalam kehidupan Mahasiswa UI, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban mahasiswa yang diatur oleh MWA dalam Peraturan MWA UI tentang ART UI. Zico merupakan pemohon judicial review UU No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi ke Mahkamah Konstitusi, “saya mendapatkan panggilan dari guru besar yang merupakan anggota senat akademik UI. Pada saat itu saya ditanyakan mengapa memperkarakan MWA yang telah saya pilih”. Intervensi yang didapatkan oleh Zico bukan dilakukan oleh MWA, tapi dilakukan oleh pihak yang memilih Anggota MWA itu.

Para Penggugat yang menjadikan SK Menristekdikti No. 11566/M/KKP/2019 sebagai objek gugatan ini masih akan menghadirkan beberapa saksi dan saksi ahli pada sidang pembuktian selanjutnya.
“Jadi hari ini kita ngasih tambahan alat bukti dan mendengarkan keterangan saksi. Kami juga sudah memberikan keterangan tertulis dari ahli, hanya saja belum bisa diterima oleh pengadilan karena ada prosedur yang kurang. Akan dilengkapi dan ahlinya akan hadir langsung pada sidang selanjutnya”, terang Satria Adhitama usai menjalani sidang pembuktian.

Ia menambahkan bahwa dari agenda pembuktian, ia dan Para Penggugat lainnya berhasil mengungkap 3 fakta baru terkait 3 Anggota MWA yang turut menjadi Tergugat Intervensi dalam gugatan ini. Pertama bahwa yang mengajukan Eric Thohir sebagai Anggota MWA adalah Prof. Muhammad Anies yang diketahui merupakan Rektor UI saat ini. Kedua, orang yang mencalonkan Saleh Husein adalah Prof. Abdul Haris. Dan ketiga, pihak yang mencalonkan Prof. Bambang Brojonegoro adalah Prof. Ari Kuncoro. Baik Prof. Abdul Haris maupun Prof. Ari Kuncoro sebagaimana diketahui mencalonkan diri sebagai Rektor UI yang mekanisme prosedural pemilihannya menjadi tugas pokok dan fungsi MWA.

vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *