Skip to toolbar

Polimik pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS)

IMG_20191009_122452

Pembangunan Stadium JIS yang membuat masyarakat di sekitar pembangun stadium tersebut menjadi resah dan kesal

Jakarta, Rabu tanggal 9/10 sejumlah masyarakat yg mengatasnamakan forum putra wilayah (FPW) menjambangi kantor JAKPRO yg berkantor di Thamrin city,Jakarta pusat.

Maksud kedatangan mereka ingin mempertanyakan proposal prihal pengajuan pekerjaan 2019 yang mereka kirim pada tanggal 17 September 2019. ke pihak JAKPRO sebagai pihak pengembang pembangunan JIS. sekaligus ingin mengetahui kenapa pihak jekpro hanya mengundang pihak lurah, camat dan RT/RW kampung kebun bayam datang ke kantor JEKPRO untuk berunding sedangkan pihak kampung Papanjung jalan sungai Tirem, RT/RW 10/08 tidak di undang padahal proyek JIS berkaitan langsung dengan pihak kampung Papanjung RT 10/ 08.

Kedatangan forum Putra Wilayah ke kantor JAKPRO di sambut oleh bapak Hendro. dan Pak Hendro pun mengatakan “beri Aku waktu, dan salah satu dari masyarakat itu yang di ketahui bernama ibu Ani mengatakan “Sampai kapan pak? Di jawab Kembali oleh pak Hendro kita akan bertemu pada Rabu mendatang .

Jumat 11/10 pukul 9 pagi tiba tiba masyarakat di ributkan lagi oleh tingkah pihak proyek yang akan menutup akses jalan serta akan merubuhkan jembatan yang menghubungkan dari proyek ke perkampungan RT 10/08 kelurahan Papanggo,kampung papanjung Jaln sungai tirem, padahal pihak Proyek juga mengetahui hanya itu jalan satu -satunya akses jalan yang bisa menghubungkan perekonomian masyarakat Papanggo


Jika akses jalan tersebut di tutup otomatis,kehidupan ekonomi masyakarat akan hilang berarti secara perlahan pihak proyek ingin mengusir masyarakat yang ada di sekitar pembagunan stadium.
Ketika media datang melihat langsung lokasi tsb,tanpa sengaja melihat salah satu masyarakat jatuh di lubang yang di gali pihak proyek pagi tadi, maksudnya melarang masyarakat menggunakan akses jalan tsb dan hendak menutupnya.

Pihak Proyek dan pengembang hanya memikirkan dan mementingkan pembangunan Stadium JIS saja, tidak mau tahu keadaan masyarakat yang ada di sekitar pembangunan tersebut.pihak proyek ingin menutup jalan dan merubuhkan jembatan sbt yang merupakan akses satu-satunya masyarakat. terbukti pihak proyek tidak pernah mau bertemu dan selalu menghindar jika masyarakat Kel Papanjung RT/RW 10/08 datang hendak bertemu dengan mandor atau pengawas proyek.

Padahal setahu media ada salah satu warga yang sakit dan membutuhkan mobil Ambulance, tetapi bagaimana mobil bisa keluar masuk kalau di depan jalan ada lubang yang sudah di gali yang mengisyaratkan kalau jalan mereka akan di tutup. salah satu warga yang tidak di ketahui namanya mengatakan kita ini warga miskin dan bodoh makanya pihak proyek ingin semena mena dan membodohi kami masyarakat Papanggo kec Jakarta Utara ini keluhnya.

Yang anehnya lagi para pemangku kebijakan seperti Lurah,Camat, RT dan RW yang seharusnya selalu membela dan melindungi masyarakatnya ternyata ikut
berkonspirasi membantu proyek tersebut dan menurut para pekerja yang berada di proyek itu mengatakan rencana penutupan jalan dan rencana mau merobohkan jembatan tsb atas restu dari RT 10/08 beserta lurah Papanggo yang bernama Maryono.
vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *