Skip to toolbar

Sarinah Gelar Pekan Kain Tradisional

IMG_20191031_170514

Vocnewsindonesia.com
Jakarta, Pekan Kain Tradisional kembali di gelar oleh PT.Sarinah (Persero). Acara ini berlangsung di lantai 2 gedung Sarinah, Jakarta, Selama 10 hari dari tanggal (21-31) Oktober 2019 dengan mengangkat tema “pekan Kain Tradisional Nusantara.

Kepada awak Media, Director of Retail PT. Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari mengatakan ” Sebenarnya ada banyak kain- kain lain, tapi kain Maumere ini khas dan kain tenunannya alam dan alami. Jadi orang memandang nya itu unik.Kebetulan juga kita kerja sama dengan KCBI mendatangkan penenunnya langsung yaitu Mama Maumere itu mama Martina, sehingga menyedot perhatian banyak orang yang Alhamdulillah positif hasilnya. Ujar Lies.

Kalau Sarinah kan memang the windows of Indonesia. Jadi kami Benar benar mengangkat produk lokal yang bercirikan budaya Indonesia, sehingga bisa lebih memberikan tempat kepada pengrajin pengrajin lokal khususnya. Kemarin penenunnya kami datangkan dan kami mengangkat kain maumere ini karena kami melihat bukti nyata keberpihakan sarinah
dengan Indonesia Timur.

Salah satu bentuk keberpihakan kami di Indonesia Timur yaitu ini kami menampil kan kain -kain khas traditional maumere di mana kami juga mengajak pengrajinnya langsung untuk mendemokan bagaimana cara menenun kain maumere namanya mama Martina dan cukup viral juga nama mama Marina itu.

Jadi benar benar dengan usia beliau itu yang sudah 70tahun tapi beliau masih menenun dengan rapih dan benang nya yang kecil-kecil, tapi beliau tidak memakai kaca mata jadi itulah membangkitkan rasa seperti ada wah ini memang hasil karya anak bangsa yang harus di hargai.
Nah misalnya kalau kami sempat atau tidak ada orang yang perduli mereka kasian padahal dengan skil yang luar biasa memiliki skil yang tinggi dan budayanya juga benar -benar turun temurun dan dari Indonesia timur nah kita harus bantu inilah peran Sarinah.

Jadi kami benar benar mengelorakan arahan bapak presiden Jokowi yaitu kami benar -benar melibatkan Indonesia timur supaya ada pemerataan ekonomi.
Kami bukan kali pertama, sebetulnya kami ada beberapa pameran.Tapi mudah -mudahan setelah ini kami juga akan mendatang kan tenun juga dari labuan Bajo (manggarai barat). Rencana nya kalau bukan november atau Desember.

Memang benar-benar kami mencoba memperkenalkan kain -kain Nusantara yang sebenarnya tidak hanya Batik, ada tenun, ada songket ada tapis ada ikat dan lain -lain sebagainya.Kalau bukan kami yang mengangkat mungkin orang tidak akan perduli atau sedikit saja yang akan perduli kain Nusantara yang begitu banyak.
Vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *