Skip to toolbar

Badan Wakaf Indonesia Gelar Forum Kajian Wakaf ” Sistem Penjaminan Investasi Wakaf”

IMG-20191113-WA0124

Badan Wakaf Indonesia Gelar Forum Kajian Wakaf ” Sistem Penjaminan Investasi Wakaf”

Vocnewsindonesia.com

Jakarta, – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar Forum Kajian Wakaf dengan mengusung thema ” Sistem Penjaminan Investasi Wakaf”. Forum Kajian dilaksanakan di gedung BAYT Quran lt.4 TMII (13/11).

Hadir sebagai pembicara Prof.Dr.Ir. Mohammad NUH, DEA ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Christine Ullyana dari Bank Muamalat Indonesia yang membawakan materi Sistem Penjaminan Pembiayaan, Seno Mijan (PNMIM) membawakan materi Sistem Penjaminan Investasi Syariah, Haryadi Rifai dari Askrindo Syariah membawakan makalah Sistem Asuransi Wakaf, dan Sarmidi Husna dari BWI membawakan materi berjudul Jaminan Aset Wakaf di tinjau dari aspek Fiqih.

Forum kajian dihadiri sebanyak 88 peserta dari unsur pegiat yayasan dan aktivis yang bergerak dibidang syariah

Pelaksana Forum Kajian Wakaf, dengan tema Sistem Penjamin Investasi Wakaf, Zakari Arsyad badan kerjasama BWI, menjelaskan dengan tema ini untuk mengembangkan wakaf sesuai tradisi yang Mulia, gerakan positif dan bermanfaat bagi Umat, paparnya.

Dr Mohammad Lutfi mewakili Ketua BWI dalam sambutannya menegaskan kerjasama investasi ini akan terus dikembangkan dan perlu pemikiran bersama tentang investasi wakaf, ini sejalan orientasi untuk meletakkan ekonomi Syariah dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian umat, paparnya.

Dalam paparan terungkap telah ada trend peningkatan Wakaf Uang hingga 30% pertahun, upaya menjaga aset juga menjadi keharusan.

Cristina atau yang biasa disapa Uli, mewakili Bank Muamalad dalam tema paparan “Model Pembiayaan untuk Philantrophy Islam”, menjelaskan bahwa banyak model pembiayaan Philantrophy Islam, perlu inisiasi target, market, RAC, Negatif List, dimana analisa pembiayaan harus ada analisa kwantitatif dan kwalitatif, kemudian siapa penilaian kelayakan dan didukung aspek legalitas, karena perbankkan sangat memperhatikan legalitasnya.

Dalam proses pembiayaan dan pencairan juga akan dilihat proses pengelolaannya, Bank Muamalat juga punya talangan wakaf untuk membangun asset wakaf, untuk pembiayaan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, misalkan pembangunan rumah sakit maupun pembelian alat kesehatan, kita akan lakukan analisa dan membantu studi kelayakan usaha tersebut, paparnya.

Supardi Najamudin PT Jaminan Pembiayaan ASKRINDO Syariah, dimana lebih dititikberarkan pada akad penjaminan, sehingga lebih memberikan pengamanan baik penjamin maupun terjamin dan penerima jaminan. Jadi PT Jaminan Pembiayaan ASKRINDO Syariah membackup pembiayaan syariah, dan penjaminan mulai dari produk konsumtif hingga Kredit Kepemilikan Rumah, paparnya.

Sarmidi Husna Sekretaris BWI, sistem dalam paparannya dengan tema Penjaminan investasi wakaf dalam perspektif Fiqih.

Kerjasama antara bank syariah dengan nazhir Wakaf punya peran yang strategis. Sebab, inti kerjasama ini bertujuan untuk mengelola dan memanfaatkan harta wakaf (mauquf) agar lebih pruduktif dan berdaya guna bagi kemaslahatan umat. juga, berguna untuk meningkatkan kegemawan publik kepada nazhir ihwal pengelolaan mauquf,jadi kerjasama ini dibangun atas dasar saling memberikan manfaat antara kedua bela pihak.

Pertama, ditilik dari sisi nazhir. Karena adanya akad wakaf, maka hak wakaf (orang yang wakaf) atas masquf (benda yang diwakafkan) telah hilang. Pada posisi ini, nazhir bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan dan pemanfaatannya untuk kemaslahatan umat.

Jika pengelolaannya asal-asalan dan tidak transparan. maka hal ini bisa menjadi bumerang bagi mzhir, dan justru bergerak ke arah kontra produktif. Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan pengelolaan yang profesional, “transparansi, serta akuntabilitas dengan cara bakerjasama dengan Bank Syariah.

Dengan begitu, hak wakif dapat dipenuhi dengan baik. yaitu: pertama, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur terkait dengan kondisi dan jaminan barang atau jasa.

Kedua, hak untuk didengarkan pendapat dan keluhannya atas barang atau jasa yang digunakan.

Ketiga, hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen.

Kedua, dari sudut Bank Syariah. Dengan bekerjasama dengan Nazhir berarti ada beberapa poin,benifit,dan nilai plus yang di peroleh bank syariah.antara lain :pertama meningkatnya eksistensi Bank Syariah. Sebab, dengan adanya kerjasama sosialisasi wakaf uang kepada masyarakat secara otomatis dan juga merupakan langkah sosialisasi Lembaga Keuangan Syariah.

Kedua, kalau dana yang di himpun melalui bank itu bertambah banyak, maka akan memperbesar kemungkinan perolehan pendapatan bagi bank Syariah.

Ketiga, memberikan citra positif kepada Bank Syariah. Ini akibat implikasi disalurkannya pembiayaan untuk kebaikan (qardhul hasan) melalui kebijakan dan jaringan bank syariah yang tersebar luas.

Keempat, bila keberadaan wakaf tunai ini ditanggapi dan disambut baik oleh kalangan dari berbagai lapisan masyarakat maka diperkirakan akan mendorong gairah bank -bank konvensional untuk melakukan hal yang sama. Upaya ini merupakan bahwa hal positif dalam pengembangan Bank Syariah.

Karena itu, di beberapa negara, kerjasama nazhir dengan bank syariah ini mendapat perhatian yang cukup serius, khususnya dalam pengembangan wakaf uang.

Badan’badan wakaf di Timur Tengah hampir semua memanfaatkan institusi perbankan, khususnya perbankiin syariah, dalam mengembangkan wakaf uang Sebab, urusan dengan uang memang tak dapat dilepaskan dari dunia perbankan. Karenanya ada timbal-balik satu sama lain.

Masing-masing lembaga wakaf punya cara atau model yang berbeda-beda dalam membangun kemitraan dengan bank syariah.

Inilah yang justru menarik perhatian penuh untuk meneliti lebih dalam. Ada tiga negara yang‘ diambil penulis sebagai studi kasus: Indonesia Bangladesh, dan Yordania. Ketiga negara ini punya model kemitraan yang berbeda.

Perbedaan model kerjasama ini bukan untuk mencari mana yang lebih baik, tapi untuk menggali potensi model- model yang dapat dikembangkan lebih jauh dalam pengelolaan dan pengembangan wakaf uang untuk kesejahteraan dalam keadilan sosial.
vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *