Ngaku Wartawan, Orang Ini Manfaatkan Pemberitaan Kasus Kades Sukamaju*

IMG-20200505-WA0037

*Ngaku Wartawan, Orang Ini Manfaatkan Pemberitaan Kasus Kades Sukamaju*

Kab Bekasi – Penyerapan Dana Desa (DD) di Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Jawa Barat telah diduga adanya penyerapan Anggaran yang tidak sesuai dibeberapa kegiatan yang bersumber dari Dana Desa untuk APBN Tahun 2019. Berdasarkan berita yang beredar, Mark Up anggaran yang dilakukan oknum Kades M. Sarih terungkap adanya jumlah tenaga kerja dan hari kerja dibeberapa kegiatan hingga menelan kerugian Negara mencapai Puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Sukamaju, M.Sarih selaku Pejabat Desa Pengguna Anggaran saat dikonfirmasi langsung dikediamannya dan dikantor desanya pada hari Senin (4/5/2020) sedang tidak ada ditempat.

Munculnya ada yang ngaku-ngaku berprofesi sebagai wartawan atas adanya dugaan penyelewengan anggaran dana desa tersebut yang sempat mencuat dibeberapa media online telah dimanfaatkan seseorang yang diketahui bernama Rosyid.

“Infonya demikian, dan orang itu bernama Rosyid yang kami duga telah memanfaatkan perkara kasus Kades sukamaju Kabupaten Bekasi sebagai ajang keuntungan untuk dirinya sendiri. “Ucap Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta, Mustofa Hadi Karya yang disapa Opan ini melalui Kepala Humas FWJ, Bambang Suryono ketika dikonfirmasi via telpon, Selasa (5/5/2020) siang.

Bambang menilai, Rosyid dengan sengaja hadir ditengah kondisi kontrol sosial para wartawan yang sedang melakukan tugas profesinya untuk mengupas kasus dugaan penyelewengan dana desa Sukamaju. Bahkan informasi yang diterima dilapangan, Rosyid telah meminta sejumlah uang kepada Kades Sarih.

“Kabarnya demikian dan jumlah uang yang diminta Rosyid ke Kades itu jumlahnya lumayan, kalau tidak salah yang saya dengar kisaran 20 juta. “Urai Bambang.

Bambang juga mempertanyakan dana 20 juta-an yang diberikan Kades Sukamaju ke Rosyid itu diperuntukan untuk apa, dan dalam konteks apa. “Disini kita melihat ketidakjelasan pemberian dana itu ke Rosyid. Diperuntukan untuk apa, dan untuk dalam hal apa? Apakah Rosyid mengancam Kades itu atau seperti apa, sehingga seorang Kades dengan gampang memberikan sejumlah uang kepada orang yang ngaku-ngaku sebagai wartawan. “Beber Bambang.

Untuk itu, Forum Wartawan Jakarta menyesalkan adanya orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan untuk memanfaatkan situasi dan mencari keuntungan pribadinya, sehingga mencoreng profesi wartawan sesungguhnya.

“Kami mendesak pihak kepolisian Kabupaten Bekasi untuk segera menangkap Rosyid orang yang ngaku sebagai wartawan itu, dan memanggil Kades Sarih untuk diperiksa terkait penggunaan dana desa tersebut. “Pungkas Bambang.
Vocnews-MNRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar