Lewat ke baris perkakas

Scarf Media Gandeng Rekan Kerjanya Menggelar Event “Jakarta Halal Things 2018.

IMG-20181125-WA0108

Laporan :Minarni Djufri Mp .

Jakarta,vocnewsindonesia.com -Scarf Media dengan menggandeng rekan kerjanya akan menggelar event “Jakarta Halal Things 2018”. Kegiatan tersebut merupakan Event bertema bertajuk Halal yang pertama dilaksanakan di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan penggagasnya Temi Sumarlin dalam konferensi pers yang dilaksanakan bersama, Shabrina Salsabila, Brand Manager Wardah, Drg.Imam Rulyawan, MARS Dirut Dompet Dhuafa Filantropi dan Riska Saraswati Digital Marketing Kopi ABC yang dilaksanakan di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Minggu, (24/11).

Bagi umat muslim, produk halal bukanlah sekedar pilihan melainkan kebutuhan gaya hidup yang harus dipenuhi sebagai implementasi ketaatan terhadap agama.

Besarnya permintaan produk halal industri, Scarf media berusaha membuka ruang diskusi bagi konsumen dan produsen halal mamindustri di Indonesia, khususnya Jakarta dengan menggagas Jakarta Halal Things (JHT) 2018.

Event ini skan berlangsung pada 30 November 2018-1 Desember 2018, bertempat di The Hall Senayan City, Jakarta. Jakarta Halal Thing 2018 juga akan menjadi event halal pertama dengan tema ’80an.

Jakarta halal things akan jadi moment dimana pengunjung bisa saling bertukar informasi mengenai halal i ndustri dari para ahli dibidangnya, sekaligus menemukan jawaban akan kebutuhan gaya hidup yang sesuai dengan syariat Islam.

Selama dua hari para pengunjung bisa menikmati tiga acara utama, yakni Exhibition, Conference, Music Charity. Dalam exhibition akan ditampilkan lebih dari 60 produsen produk gaya hidup halal, mulai dari modest fashion, Islamic education, halal hotel, travel and tour, halal beauty dan makanan serta minuman halal.

Beberapa brand yang akan hadir dalam pameran JHT 2018 antara lain, Doa Mecca, Wardah, Medina Islamic School dan masih banyak lagi brand halal lainnya.

Sementara pada Conference yang akan digelar di main stage JHT 2018, akan hadir berbagai narasumber dari latar belakang yang beragam, mulai dari young enterpreneur, ekonomi syariah, halal tourism dan digital i dustri for muslima.

Tiap narasumber akan berbagi ilmu dan informasi seputar gaya hidup Islami. Total ada 14 conference yang mencakup beberapa tema dengan beragam judul seperti:

1. Millenials dan Ekonomi Syariah bersama Muhammad Atras, Ketua Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF)

2. Mengelola Keuangan dengan Sistem Syariah [Untuk Muslimah) bersama Prita Ghozie, CEO ZAP Finance.

3. Potensi Halal Tourism bersama Riyanto Sofyan, Chairman of Sofyan Corp.

4. Perkembangan Industrl Modest Fashion Mendorong Industrl Halal di Indonesia bersama Elidawati Alioemar, CEO Elcorps- Founder Elzatta Hijab.

5. Melihat Kehidupan Muslim Korea, Bagaimana Industri halal di Sana bersama Ayana Jihye Moon, Selegran selegram dari Korea.

6. Pengembangan Usaha Muslimah Melalui Platform Digital bersama Zhafira Loebis, Co- Founder dan CEO Babylonia.

7. Menambah Kenikmatan rasa bersama Chef Herman , Halal Food Chef.

8. How tobe the next big thing in industry, bersama Erick Thohir, Founder and Chairman Mahaka Group.

Selain conferensi akan digelar pula talkshow dimini stage pada area exhibition. Beberapa pengisi acara talkshow antara lain Lahan Seni yang akan menghadirkan Workshop Short movie dan Web Service yang akan diikuti dengan peluncuran WEb Series Hijab Squad serta Muslimah di depan layar dengan narasumber Rikha Indriaswari, Presenter NET TV.

Selain mendapatkan ilmu seputar halal industri para pengunjung juga Berkesempatan mendapatkan goodie bag istimewa. lebih dari 1000 goodie bag akan dibagikan kepada pengunjung JHT 2018 setiap harinya.

Setelah mendapatkan pemahaman lebih jauh mengenai halal industri pengunjung akan dihibur dengan penampilan musik dalam Music charity bertajuk love for Indonesia yang dipersembahkan scarf media dan dompet dhuafa. Sebagai penutup akan diselenggarakan kajian bersama Ustadz Abu Fida, Dewi Sandra dan Arcie Wirija akan membahas mengenai manfaat dari aktivitas kita di media sosial persembahan dari kajian hanami.(vocnews-MNRN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *